Shalat


Shalat adalah salah satu kewajiban yang harus kerjakan. karena manusia sebagai makhluk yang diciptakan oleh Allah SWT.


Allah berfirman dalam Al Quran:
    Menetapkan shalat (Doa), membayar Zakaat (zakat), dan menundukkan kepala Anda dengan orang-orang yang rukuk (dalam ibadah) (2:43).
Nabi Suci Muhammad (Sallallahu 'Alaihi Wasallam) mengatakan:
    "Islam didirikan atas lima pilar: kesaksian Mengingat bahwa ada selain Allah yang layak untuk disembah dan Nabi Muhammad (Sallallahu 'Alaihi Wasallam)) adalah hamba-Nya dan rasul, pembentukan shalat, membayar dari Zakaat per pembentukan Haji dan mengamati puasa di bulan Ramadan.
Hadis menandakan shalat yang menempati posisi berikutnya hanya untuk Imaan. Allah dalam Kitab Suci-Nya, Quran ditahbiskan kita ratusan kali untuk mendirikan shalat. Nabi Suci Muhammad (sallallahu 'alaihi wasallam) telah sepanjang hidup-Nya memerintahkan kita untuk menjadi sangat khusus tentang ibadah ini. Bahkan ketika ia berada di ranjang kematiannya ia dibebankan kita untuk menjadi selalu yang paling berhati-hati tentang ini tiang fundamental agama Kudus kami. Shalat adalah doa ditahbiskan. Setiap orang, muslim atau wanita, harus melakukan itu. Kami tidak diperkenankan untuk menunda bahkan ketika kita berada di medan perang atau di tempat tidur kematian-kita. Ini adalah ibadah pertama yang ditahbiskan oleh Allah dan akan menjadi yang pertama yang harus diperhitungkan pada hari kiamat.

Nah disini juga akan dijelaskan syarat dan Rukun shalat..


Syarat dan Rukun Shalat

A. Syarat-syarat sahnya shalat
1. Islam
2. Baligh
3. Berakal
4. Suci dari hadats dan najis
5. Suci seluruh badannya, suci pakaiannya, dan suci pula tempat yang digunakan untuk shalat.
6. Menutup aurat:
– aurat lelaki antara pusar sampai lutut; dan
– aurat wanita seluruh anggota badan, kecuali muka dan kedua telapak tangan.
7. Telah masuk waktu untuk shalat wajib
8. Menghadap kiblat, dan
9. Mengetahui mana yang rukun dan mana yang sunnah.

B. Rukun shalat
1. Niat sesuai dengan shalat yang akan dikerjakan;
 Niat itu dilaksanakan pada saat takbiratul ihrom, di dalam hati.
2. Takbirotul ihrom, sambil mengangkat tangan;
 Sebenar nya, mengangkat tangan itu sunat. tapi biar apdol harus dilaksanakan.
 n mengangkat tangan ada 4 tempat:
 a.Takbirotul ihrom b. ketika akan rukuk c. ketika akan i'tidal d. sesudah tasyahud awal.
3. Berdiri bagi yang mampu. Bagi orang yang tidak kuasa berdiri karena sakit, maka boleh sambil duduk atau bahkan bisa berbaring.
4. Membaca Fatihah pada setiap rakaat;
5. Rukuk dengan tumakninah (berhenti sejenak, jangan langsung membaca doa);
6. Iktidal dengan tumakninah;
7. Sujud dua kali dengan tumakninah;
8. Duduk antara dua sujud dengan tumakninah;
9. Duduk tasyahud akhir;
10. Membaca doa tasyahud akhir;
11. Membaca sholawat Nabi pada tasyahud akhir;
12. Membaca salam yang pertama; dan
13. Tertib, maksudnya semua itu dilakukan secara berurutan.


C. Hal-hal yang membatalkan shalat
1. Salah satu rukunnya tidak dikerjakan atau kelebihan;
2. Terkena najis yang tidak dimaafkan;
3. Berhadats (misalnya kentut);
4. Terbuka auratnya; .
5. Berbicara walau satu kata;
6. Berniat memutuskan shalat;
7. Tertawa;
8. Bergerak tiga kali berturut-turut;
9. Mengunyah sisa makanan, karena sewaktu wudhu tidak kumur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar